Gema Sholawat Da'i Kamtibmas Polres Garut Bawa Pesan Damai Pada Warga Leuwigoong

- 23 Juni 2024, 13:27 WIB
Gema Sholawat Da'i Kamtibmas Polres Garut
Gema Sholawat Da'i Kamtibmas Polres Garut /

GARUT60DETIK, Leuwigoong - Kampung Sadang Kidul, Desa Karangsari, Kecamatan Leuwigoong, menjadi saksi bisu dari sebuah peristiwa yang penuh makna dan berkah. Di bawah langit malam yang tenang, masyarakat berkumpul dengan penuh rasa syukur untuk merayakan tasyakuran khitan Muhammad Aufa Hadyan Nugraha, putra dari Bapak Halinugi Nugraha Pasaribu dan Ibu Aprilia Nuri Pertiwi. Lebih dari 800 mustami hadir, menyatu dalam lantunan sholawat yang menggetarkan hati, menciptakan suasana yang penuh kedamaian dan spiritualitas.

Acara dibuka dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an oleh Aipda Hilman.SE, Qori Polres Garut, yang menggema dengan merdu, seakan membawa ketenangan dalam hati setiap hadirin. Sambutan hangat dari tokoh setempat dan Kades Karangsari, Yaya Sunaryo, menambah kekhidmatan acara.

Baca Juga: Pilkada Garut 2024! Mampukah Slogan Kreatif Mencuri Hati Warga dan Elite Politik, Naikan Survei Calon?

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran seluruh warga serta para tokoh penting yang telah mendukung acara ini. Semoga acara ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Yaya dalam sambutannya.

Kemudian, Asmaul Husna dipimpin oleh Aiptu Umar Taufik diikuti oleh semua hadirin, menciptakan suasana yang semakin syahdu. Puncak acara adalah Gema Sholawat, tausyiah, dan doa yang dipimpin oleh KH. Yayan Ahmad Muzaki dan Aiptu Umar Taufik. Dalam tausyiahnya, KH. Yayan Ahmad Muzaki menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas yang menekankan pentingnya wawasan kebangsaan dan cinta tanah air, menjaga generasi penerus bangsa dari kenakalan remaja, pergaulan bebas, serta penyalahgunaan narkoba dan minuman keras.

"Generasi muda adalah aset bangsa yang harus kita jaga dari pengaruh negatif seperti narkoba, pergaulan bebas, dan minuman keras. Dengan iman dan taqwa, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang kuat dan bertanggung jawab," ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya anti bullying, disiplin dalam membayar pajak, tertib berlalu lintas, dan persiapan menghadapi Pemilu damai 2024.

Baca Juga: Mengubah Layanan Kesehatan dengan AI: Dari Diagnosis Awal hingga Konsultasi Online

"Mari kita ciptakan lingkungan yang tertib dan damai, dan sambut Pilkada damai 2024 dengan hati yang bersih," tambahnya.

Selain itu, beliau mengajak hadirin untuk muhasabah dan mendoakan anak yang dikhitan agar menjadi anak yang saleh serta mendoakan Polri dalam rangka HUT Bhayangkara ke-78, semoga Polri semakin jaya dan dicintai masyarakat.

Baca Juga: Menemukan Kedamaian di Pemandian Air Panas Alami yang Indah

Acara ditutup dengan ramah tamah, di mana seluruh hadirin saling berinteraksi dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

"Dengan muhasabah, kita dapat memperbaiki diri dan mendoakan anak-anak kita agar menjadi anak yang saleh. Mari kita juga mendoakan Polri dalam rangka HUT Bhayangkara ke-78, semoga Polri semakin jaya dan dicintai masyarakat," pungkas Aiptu Umar.

Dalam kesyahduan malam yang semakin larut, acara ini berakhir dengan indah. Kehangatan dan kebersamaan yang terasa selama acara menyisakan kesan mendalam bagi setiap jiwa yang hadir, mempererat tali silaturahmi dan mengukir kenangan manis yang tak terlupakan. Dengan hati yang tenang dan penuh rasa syukur, warga Kp. Sadang Kidul pulang membawa berkah dan pesan kebangsaan yang akan terus menginspirasi mereka di masa mendatang. ***

Editor: Uus usman


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah