BSI Tanggapi Pemindahan Dana PP Muhammadiyah dengan Inovasi dan Digitalisasi

- 11 Juni 2024, 19:52 WIB
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) /

GARUT60DETIK - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait keputusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk menarik dan mengalihkan dana mereka. Dalam konfirmasi kepada redaksi Pikiran Rakyat Jateng, pihak Corporate Communication (Corcomm) BSI menyampaikan komitmen mereka dalam mengembangkan ekonomi umat melalui kolaborasi dengan mitra strategis dan berbagai stakeholder, terutama untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menegaskan bahwa BSI terus berkomitmen melayani seluruh lapisan masyarakat, baik institusi maupun individu. “Kami berupaya menjadi bank yang modern dan inklusif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip syariah,” ujar Wisnu.

Baca Juga: Simak Profil Rey Utami Yang Disebut Artis Terkaya Di Indonesia, Mengungguli Kekayaan Raffi Ahmad!

Dalam pernyataan tersebut, Wisnu juga menjelaskan bahwa BSI berkomitmen memenuhi ekspektasi pemangku kepentingan dengan menerapkan prinsip adil, seimbang, dan maslahat sesuai syariat Islam. BSI akan terus berusaha memberikan pelayanan terbaik dan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Langkah ini diambil setelah muncul berita tentang keputusan PP Muhammadiyah yang menginstruksikan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) untuk memindahkan dana mereka dari BSI ke beberapa bank syariah lainnya seperti Bank Syariah Bukopin, Bank Mega Syariah, dan Bank Muamalat. Memo keputusan dengan nomor 320/I.0/A/2024, ditandatangani oleh Ketua Dr. H. Agung Danarto, M.Ag., dan Sekretaris Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., menggarisbawahi konsolidasi keuangan AUM yang dibahas dalam pertemuan pada 26 Mei 2024 di Yogyakarta.

Baca Juga: DPRD Garut Didesak Bentuk Panja untuk Usut Penyimpangan Anggaran 2023 oleh Ketua DPD Laskar Indonesia

Per Maret 2024, BSI telah menyalurkan pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp59,2 triliun, dengan sektor UMKM mendominasi sebesar Rp46,6 triliun. Fokus utama BSI adalah mengembangkan ekosistem halal yang bermanfaat bagi umat.

Dalam keterangan lebih lanjut, Wisnu Sunandar menyebutkan bahwa keputusan PP Muhammadiyah untuk memindahkan dananya tidak menggoyahkan komitmen BSI dalam mendukung ekonomi syariah. BSI tetap optimis dan bertekad untuk terus menjadi mitra keuangan syariah yang andal bagi seluruh masyarakat Indonesia. “BSI akan terus berinovasi dalam produk dan layanan, serta memperkuat digitalisasi untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin beragam,” tambah Wisnu.

Baca Juga: Kodim 0611/Garut Wujudkan Harapan Warga Kampung Buleud dengan Jalan Penghubung Baru

Halaman:

Editor: Deni Gartiwa


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah