Rudy Gunawan Sentil PKS! Diah Kurniasari Ogah Jadi Wakil Helmi Budiman

- 10 Juni 2024, 19:40 WIB

GARUT60DETIK, Garut - Suhu politik di Garut semakin memanas seiring mendekatnya Pilkada 2024. Ketidakpastian mengenai koalisi antara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai NasDem memicu gelombang kekecewaan yang mendalam. Di tengah ketidakjelasan ini, suara lantang Rudy Gunawan, mantan Bupati Garut dua periode sekaligus suami dari Ketua DPD NasDem Diah Kurniasari, menjadi pusat perhatian.

NasDem, yang telah menjalin kesepakatan koalisi dengan PKS, kini merasa berada di tengah badai. Harapan mereka untuk melihat Diah Kurniasari mendampingi Helmi Budiman sebagai calon wakil bupati seolah terempas oleh ketidakjelasan sikap PKS. Partai yang diharapkan menjadi mitra strategis ini, menurut pengurus NasDem, justru terkesan memilih-milih pasangan seperti memilih buah di pasar, mengabaikan kesepakatan yang telah dibangun.

Ketika dimintai pendapat oleh Garut 60 Detik kepada mantan bupati dan juga suami dari ketua nasDem garut, Rudy Gunawan tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dengan nada tegas, Rudy mengungkapkan bahwa istrinya, Diah Kurniasari, sudah tidak mau lagi menjadi calon wakil bupati mendampingi Helmi Budiman.

“Ibu Diah sekarang sudah tidak mau menjadi calon wakil bupati pendamping Pak Helmi,” tegas Rudy. Pernyataan ini seperti petir di siang bolong, mengguncang panggung politik Garut dan mempertegas keretakan dalam koalisi PKS-NasDem.

Rudy Gunawan, dengan ketegasan, menekankan bahwa keputusan terkait koalisi ini kini diserahkan sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem. Ungkap Rudy Gunawan,

"koalisi NasDem dan PKS diserahkan ke DPP NasDem," ujarnya, menutup pernyataan dengan nada yang berat, meninggalkan kesan mendalam tentang kekecewaan yang dirasakannya.

Kekecewaan Rudy tidak hanya mencerminkan perasaan pribadi, tetapi juga menggambarkan ketidakpuasan yang dirasakan oleh banyak pihak di NasDem. Pengurus partai yang telah bekerja keras untuk membangun koalisi ini merasa upaya mereka sia-sia.

"PKS seharusnya segera mengambil keputusan dan menunjukkan komitmen mereka," kata salah satu pengurus NasDem yang enggan disebut namanya.

Dalam situasi politik yang penuh dengan ketidakpastian ini, harapan akan kepastian dan stabilitas tetap menjadi doa banyak orang. Semoga badai politik ini segera mereda, dan Garut bisa menyongsong Pilkada 2024 dengan semangat dan optimisme yang baru. **

Images Lainnya

Terpopuler

Kabar Daerah