Nasdem Ancam Putus Koalisi! PKS Garut Harus Segera Tentukan Calon Pendamping

- 10 Juni 2024, 01:47 WIB

GARUT60DETIK, Garut - Panggung politik yang kian memanas, Partai Nasdem melontarkan ultimatum yang mengejutkan terhadap PKS Garut. Dengan nada penuh kekecewaan dan ketegasan, Nasdem mengingatkan bahwa jika hingga pertengahan bulan Juni, PKS tidak menunjukkan keseriusan dalam membentuk koalisi penuh dengan Nasdem dan tidak sepakat menyandingkan Kader yang Diusung Nasdem Garut, sebagai calon wakil bupati untuk mendampingi Kader yang di usung PKS sebagai calon bupati, maka Nasdem akan mencabut kembali hasil kesepakatan koalisi yang telah disepakati dan ditandatangani pada Kamis, 6 Juni 2024.

Ultimatum ini mengisyaratkan ketidakpuasan yang mendalam dari Nasdem. Dengan nada yang menyindir ke PKS, pengurus Nasdem menyampaikan bahwa Fraksi Partai Gerindra pun menolak hasil kesepakatan yang dijalin dengan PKS pada Jumat, 7 Juni 2024. Salah satu politikus Nasdem yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa PKS tampak terlalu percaya diri karena Calon Bupati yang diusung PKS dianggap memiliki elektabilitas tinggi. Namun, hingga saat ini PKS belum menentukan calon pendamping dari koalisi Nasdem, sebuah tindakan yang dipandang sebagai tanda kurangnya keseriusan dan komitmen.

"PKS ini sepertinya terlalu percaya diri dengan elektabilitas Calon Bupati Dari PKS. Mereka menganggap popularitas adalah segalanya, padahal dalam pilkada sekarang, pemilih lebih pragmatis. Popularitas dan hasil survei tidak menjadi jaminan kemenangan jika tidak ada dukungan logistik yang kuat," ujar salah satu pengurus Nasdem dengan nada kecewa.

Pengurus Nasdem menambahkan bahwa pilkada saat ini tidak bisa disamakan dengan pilkada sebelumnya. Mereka menekankan bahwa tanpa komitmen yang jelas dan tindakan nyata, koalisi yang diharapkan bisa runtuh sebelum benar-benar terbentuk.

"Jangan menganggap bahwa popularitas adalah segalanya. Kami butuh keseriusan dan kerja nyata. Jika hingga pertengahan Juni tidak ada perkembangan yang berarti, kami tidak akan segan-segan mencabut kembali hasil kesepakatan koalisi ini," tegas salah satu pengurus Nasdem.

Nasdem menuntut tindakan nyata dan keseriusan dari PKS untuk segera menyepakati calon wakil bupati dari Nasdem, memastikan bahwa koalisi ini berjalan dengan solid dan strategis.

"Pilihan ada di tangan PKS. Jika mereka serius, koalisi ini bisa menjadi kekuatan besar. Namun, jika tidak, kami tidak akan ragu untuk mencabut kesepakatan yang ada," ucap pengurus Nasdem dengan tegas.

"Kami menyadari bahwa pilkada semakin dekat dan waktu untuk mensosialisasikan pasangan calon di lapangan sangat terbatas. Efektifnya, kita hanya punya tiga bulan untuk melakukan sosialisasi yang maksimal. Jika hingga pertengahan Juni tidak ada perkembangan yang berarti, kami tidak akan segan-segan mencabut kembali hasil kesepakatan koalisi ini," pungkasnya.

Pernyataan ini mempertegas ketegangan yang memuncak dalam koalisi tersebut. Nasdem menuntut tindakan konkret dari PKS, menegaskan bahwa tanpa keseriusan dan komitmen, aliansi politik ini tidak akan berhasil. Kekecewaan ini mencerminkan betapa krusialnya pilkada mendatang bagi kedua belah pihak, dan bagaimana setiap langkah yang diambil akan sangat menentukan masa depan politik di Garut. **

Images Lainnya

Terpopuler

Kabar Daerah